banner 728x250

Gubernur Rohidin Berikan Tali Asih Uang Duka kepada Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Kedurang

banner 120x600
banner 468x60

Gubernur Rohidin Berikan Tali Asih Uang Duka kepada Keluarga Korban Tenggelam di Sungai Kedurang. 

Bengkulu.Bukitbarisannews.com.- Sebagai bentuk kepedulian kepada keluarga korban tenggelam di sungai Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan, pada beberapa waktu lalu, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan tali asih uang duka kepada keluarga korban.

banner 325x300

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan ucapan duka yang mendalam mewakili pemerintah dan masyarakat Provinsi Bengkulu atas musibah yang dialami oleh keluarga korban.

Gubernur Rohidin berharap keluarga korban tenggelam dapat tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan yang maha berat itu.

“Saya atas nama pemerintah dan masyarakat Bengkulu ikut berbelasungkawa, rasa ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah yang pasti terasa sangat berat dirasakan oleh keluarga korban,” tutur Gubernur Rohidin, saat di rumah salah satu korban tenggelam, di Desa Tanjung Negara, Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (5/4).

Walaupun belum sempat berkunjung saat kejadian, namun, kata Gubernur, kejadian musibah tersebut terus dipantau melalui Dinas Sosial Provinsi Bengkulu bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan.

Lanjutnya, sebagai bentuk kepedulian pemerintah, maka diupayakanlah agar keluarga korban tenggelam yang berjumlah 4 orang tersebut mendapatkan dana santunan.

“Alhamdulillah proses pengajuan santunan itu telah selesai dan pada hari ini kita berikan uang santunan kepada masing-masing keluarga korban sebesar Rp 15 juta,” ungkap Gubernur Rohidin.

“Untuk itulah kehadiran kami di sini menyampaikan ungkapan bela sungkawa sekaligus menyampaikan tali asih uang duka dari pemerintah serta kami mendoakan agar keluarga besar ahli musibah diberikan kekuatan dan kesabaran,” demikian sampai Gubernur Rohidin.

Sekedar mengingatkan, sebelumnya dikabarkan ada 4 orang warga di Kecamatan Kedurang hanyut akibat terseret arus Sungai Kedurang pada, Rabu 21 Februari 2024 pukul 14.35 WIB.

Sementara, sampai saat ini masih ada 3 korban lagi yang masih belum kunjung ditemukan. Ketiganya yakni, Marsanaini (51) warga Desa Keban Agung II.

Kemudian, Musdiana (42) warga Desa Tanjung Negara dan satu lagi Ahdawati (76) warga Desa Durian Sebatang, semuanya berasal dari Kecamatan Kedurang.

Sedangkan, untuk korban yang telah ditemukan baru 1 orang yakni, Sunaidah (51) yang merupakan istri dari Kades Tanjung Negara Kecamatan Kedurang. (red) 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *