banner 728x250

Mapala Agra Buana STIA Bengkulu Gelar Pendidikan Diksar

banner 120x600
banner 468x60

Bengkulu.Bukitbarisannews.com.- Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Agra Buana, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Bengkulu menggelar Pendidikan Dasar (Diksar) 2022 bagi calon Mapala baru yang akan diselenggarakan di Kelindang – Kandis, Kabupaten Bengkulu Tengah.

Acara peresmian Diksar ini dilaksanakan di Aula STIA Bengkulu, Jum’at 4 November 2022 yang dibuka secara resmi oleh Hj. Dewi Coryati, M.Si., anggota Komisi X DPR RI. Tema Diksar kali ini adalah Terciptanya Kader-Kader Yang Loyalitas Terhadap Organisasi.

banner 325x300

Hadir dalam acara ini Ketua STIA Bengkulu Gustini, S.E., M.M., Ibnu dari BASARNAS, Wakil Ketua I, II, III STIA Bengkulu, dosen pengajar dan staf serta para calon Mapala Agra Buana, STIA Bengkulu.

Dikatakan oleh Hj. Dewi Coryati, M.Si., pada awal pendirian Mapala Agra Buana ini, dirinya termasuk yang mendorong berdirinya Agra Buana. “Dengan diselenggarakannya Diksar ini, calon anggota baru dapat memahami pengetahuan dasar sehingga mereka akan menjadi pencinta alam yang benar-benar mencintai alamnya, dan tahu bagaimana memperlakukan alam, tekhnik pendakian dan kebencanaan.” ujar Dewi Coryati yang ditemui disela-sela acara peresmian Diksar 2022 Mapala Agra Buana STIA Bengkulu, Jum’at (4/11).

“Harapan saya mahasiswa STIA bukan asal lulus tetapi dapat bermanfaat bagi orang banyak, yang salah satunya dengan mengikuti kegiatan Mapala ini. Bermanfaat bagi orang banyak agar dapat ditinggikan derajatnya dimata Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.” lanjut Dewi Coryati.

Kemudian disampaikan oleh Gustini, S.E., M.M., Ketua STIA Bengkulu bahwa Diksar ini digelar untuk menambah wawasan bagi calon anggota baru Mapala Agra Buana.

“Saya berpesan kepada calon Mapala baru semoga sehat dan lancar dalam mengikuti Diksar ini dan nantinya dapat diterima sebagai anggota Mapala Agra Buana STIA Bengkulu.” ungkap Gustini.

“STIA Bengkulu berusaha agar Mapala Agra Buana semakin besar dan dikenal oleh seluruh masyarakat Provinsi Bengkulu pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.” pungkas Gustini.(rls)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *