banner 728x250

Berbuka Bareng di Masjid, Helmi Hasan : Rindu Semasa Kecil

banner 120x600

Bengkulu.Bukitbarisannews.com,– Walikota Bengkulu Helmi Hasan sangat merindukan Ramadhan semasa kecil. Seperti berbuka puasa di masjid, bacaan Al-Qur’an hingga dentuman  bedug saat adzan berbuka puasa.Hal itu diungkapkan Helmi saat Live with Metro TV di Program Metro Siang dengan Topik Ramadhan Dengan Angka, Sabtu (9/4/2022).

“Yang susah lepas itu yang pertama tadarusan, yang kedua buka bareng-bareng. Terbuka bersama adalah sesuatu yang sangat dinanti-nantikan oleh anak-anak, ibu, dan ayah. Karena ketika datang ke masjid sebelum adzan dikumandangkan, mereka semua sudah siap dengan makanan yang juga mereka bawa dari rumah masing-masing,” jelas Helmi yang sangat merindukan masa kecilnya.

banner 325x300

Sebagai seorang anak, Helmi dan teman-temannya senang dan sengaja datang ke masjid lebih awal.

“Ya betul, agar saat adzan dikumandangkan, mereka tidak terburu-buru ke masjid. Sholat tidak terburu-buru. Hal kedua yang kami lakukan adalah tilawatil quran, begitulah cara mereka bertanding tilawatil quran dengan target minimal 1 bulan Ramadhan bisa selesai sekali. Itu yang saya rindukan waktu kecil,” kata Helmi.

Hal favorit Helmi semasa kecil adalah berbuka puasa bersama di masjid. Bahkan, Helmi dan saudara-saudaranya begitu kompak pergi ke masjid bersama.

“Ya waktu kita kecil, kita 7 bersaudara paling senang dan enak buka bareng di mesjid, soalnya banyak temen, kita juga bisa tukar-menukar makanan bukanya gitu. Selain itu, semangat kami di kampung dulu ada kendang di sekitar masjid, jadi suasananya beda,” ujarnya.

Selain itu, ada satu hal yang menjadi teladan Helmi di masa kecil hingga sekarang, bahkan ia juga memperlakukan anak-anaknya yang sama sekarang.

“Kita berada di keluarga itu, satu hal yang mungkin ini juga bisa menjadi contoh bagi generasi sekarang. Dulu, jika ayah saya tidak mulai membuka, kami tidak bisa membuka dan begitulah orang-orang memuliakan orang tua mereka. Masa kecil kita tidak boleh dan tidak ada ketika orang tua tidak mengizinkan, kita sudah mulai seperti itu. Sampai dia benar-benar memuliakan orang tua di masa lalu dan benar-benar merawatnya,” pungkasnya. (Rls)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *